Seputar Jabat Tangan

Posted: 22nd August 2010 by bungirwan in Umum

Pengertian

Al Hattab (ulama madzhab Malikiyah) mengatakan: “Para ulama kami (Malikiyah) mengatakan: Jabat tangan artinya meletakkan telapak tangan pada telapak tangan orang lain dan ditahan beberapa saat, selama rentang waktu yang cukup untuk menyampaikan salam.” (Hasyiyah Al Adzkar An Nawawi oleh Ali Asy Syariji, hal. 426)

Ibn Hajar mengatakan: “Jabat tangan adalah melekatkan telapak tangan pada telapak tangan yang lain.” (Fathul Bari, 11/54)

Hukum

An Nawawi mengatakan: “Ketahuilah bahwasanya jabat tangan adalah satu hal yang disepakati sunnahnya (untuk dilakukan) ketika bertemu.”

Ibn Batthal mengatakan: “Hukum asal jabat tangan adalah satu hal yang baik menurut umumnya ulama.” (Syarh Shahih Al Bukhari Ibn Batthal, 71/50)

Namun penjelasan di atas berlaku untuk jabat tangan yang dilakukan antara sesama laki-laki atau sesama wanita.

Berikut adalah dalil-dalil dianjurkannya jabat tangan: Read the rest of this entry »

Makna Berjabat tangan

Posted: 22nd August 2010 by bungirwan in Umum

Sentuhan merupakan hal yang sehat dan menenangkan. Semua orang membutuhkannya, walaupun hal itu dapat menjadi masalah yang peka bagi sementara orang. Sentuhan merangsang perasaan dan membutuhkan tanggapan, seperti misalnya pada cinta jasmaniah yang sepenuhnya tergantung pada indera sentuhan. Di sini, kali ini kita membatasi diri hanya pada pembahasan tentang jabat tangan saja. Dua orang yang saling berjabat tangan bisa bersentuhan dengan tingkat yang sama. Apakah ketika berjabat tangan kita melakukannya dengan derajat yang sama? Jabat tangan kita dapat di analisa, kualitas sentuhan bisa bermacam-macam, mulai dari cinta sampai kebencian; keduanya bisa cukup bergairah dan panas! Sentuhan yang kurang melibatkan perasaan jauh lebih dingin tetapi sentuhan yang diberikan kepada kita tetap saja memberikan semangat hidup.

Bersentuhan
Pengaruh positif yang ditimbulkan oleh sentuhan terhadap sistem syaraf bukan ditimbulkan oleh kwantitas, melainkan oleh kwalitas dan frekwensi sentuhan.

Salam yang dominan
Sentuhan pada lengan seorang kenalan biasanya bisa diterima, tetapi pada contoh berikut ini, orang yang menyentuh mengambil posisi yang lebih dominan pada saat melakukan sentuhan sambil berjabat tangan. Apakah yang kita lakukan salah satu di antara yang berikut ini?

1. Menangkap siku

2. Memegang pergelangan

3. Meremas lengan

4. Mencengkeram bahu

keterangan di atas juga mengindikasikan urutan kehangatannya, yang nomor empat adalah yang paling hangat.

Apakah kita paham bahwa ada perbedaan budaya yang tajam?
Orang Inggris dan Amerika mempunyai kebiasaan bersahabat dengan cara menggenggam tangan kanan kita untuk mengendalikan reaksi kita. Orang India akan merasa sangat terhina dengan sentuhan tangan kiri seperti ini. Orang Hindia Barat mungkin sekali akan membalasnya dengan sangat antusias, sedangkan orang Perancis dengan segera akan mengecup kedua pipi Anda!

Jabat tangan yang seperti apa?
Amati gambar-gambar berikut ini untuk mengetahui jabat tangan seperti apa yang Anda lakukan. Mungkin kita perlu memperbaiki cara kita berjabat tangan, kecuali kalau kita sudah berjabat tangan dengan tingkatan yang sederajat. Read the rest of this entry »

Hati-hati mengucap sumpah …

Posted: 17th November 2009 by bungirwan in Harian
Tags:

sumpahbegitu gampangnya para pejabat kita bersumpah , padahal hukum orang yang bersumpah demi Allah, akan mempertanggungjawabkannya sampai akhirat. jangan menganggap ringan untuk mengucapkan sumpah tersebut, ingat sekali bersumpah bohong maka akan selamanya bohong dan nantinya akan ketahuan juga..

Persoalan yang menyangkut negeri kita tentang kasus korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat negeri kita, semuanya bersumpah untuk membuktikan kebenarannya, masyarakat dibuat bingung bahkan kita sendiri yang menyaksikan tayangan ditelevisi juga menjadi bingung atas peristiwa tersebut. terbetik dihati kita “sedemikiankah parah moral bangsa kita saat ini….??” . kalau sudah demikian kita hanya berdoa semoga Allah memberikan petunjuk yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.

dari hikmah yang bisa kita ambil dalam peristiwa ini mulailah kita belajar jujur pada dirikita dan ajarkan kepada keluarga kita termasuk anak-anak kita, karena kejujuran merupakan benteng awal menuju ketentraman hati.